Selasa, 18 Maret 2014

Bullying

Bullying? istilah bullying pasti sudah tidak asing lagi bagi kita, akhir-akhir ini memang kampanye STOP BULLYING sering disuarakan. Tapi apa sih sebenarnya bullying itu? "Bullying berasal dari kata bully yang artinya penggertak, orang yang mengganggu orang yang lemah. Beberapa istilah dalam bahasa Indonesia yang seringkali dipakai masyarakat untuk menggambarkan fenomena bullying di antaranya adalah penindasan, penggencetan, perpeloncoan, pemalakan, pengucilan, atau intimidasi." (Sumber : psychoogymania)

 Sumber gambar : suaramerdeka

Sumber gambar : bullyingproject

Eh, cok *(anggep aja panggilan sayang ke aku ya.. :P ),  kenapa tiba-tiba kamu ngebahas soal bullying??

Mm, Gini ceritanya.. 
*Sambil rewind ke 2 hari yang lalu..
Waktu itu aku lagi iseng-iseng buka twitter, youtube dan facebook, sekedar cek kondisi dunia maya sekarang gimana. Akhirnya aku menyadari ada virus yang sedang menjangkiti penghuni dunia maya, virus itu sangat berbahaya dan mudah sekali menular, terutama buat mereka yang tidak memiliki daya tahan yang baik.

Maksud kamu gimana sih cok?? virus apaan??

Kamu ga sadar?? ckckckck.. Coba deh perhatikan, penghuni dunia maya sekarang itu sedang terkena demam bullying. 

Demam bullying???

Iya, demam bullying.. Bahasa kerennya sih mereka itu cyberbully, mereka melakukan bullying di dunia maya. Cara bullyingnya macem-macem juga, ada yang langsung jor-joran kata-kata kasar, ada yang pelan-pelan tapi menusuk, ada juga yang seperti memprovokasi untuk memojokkan korban bully. Diantara cyberbully ada yang jadi sumber virus (*pasti) dan ada juga yang tertular. Masalahnya sekarang penularanya itu cepet dan gampang banget, nah, itu yang jadi concern aku.. 

Aah, I see.. Terus gimana cok?? (*naha jadi berasa dipanggil ucok, ga apa2 lah, hha..)

Nah, aku pengen banget bisa share tentang cyberbully ke semua orang, pengen semua orang sadar sama virus ini, biar sama2 bisa aware, makanya aku bahas disini.. begitu loo..
Oia, nih, ada video bagus tentang virus bullying..


Waah,. Bahaya banget ya, mesti dicek kita sudah terjangkit virusnya atau belum.. Kadang aku suka membiarkan nih kalau ada orang yang ngebully, bukannya bertindak, abis takut makin ribet cok..

He eh, susah memang, tapi sebisa mungkin kita harus menghentikan demam bullying. Kasihan mereka yang terjangkit virus itu, tanpa sadar mereka bisa jadi penyebab hancurnya hidup orang lain. Setidaknya sekarang kita harus memeriksa apakah kita senang sekali membagikan berita yang memojokan orang lain atau memberi komentar negatif tentang orang lain atau me-like-retweet postingan yang menjelekkan orang lain, kalau iya, nah, berarti kita sudah terserang virus bully.. Cara supaya sembuhnya, ya kita sadar dulu kalau kita terserang virus, habis itu perbanyak imun buat hati kita. Minta maaf sama Tuhan, dekati IA dan mintalah kekuatan dari-Nya agar kita dibebaskan dari virus ini.

Sebagai orang yang melihat bullying (Bukan pejangkit virus bully), tidak berarti juga kalau kita sudah aman. Karena ada virus lain yang juga menyebar, yaitu virus IGNORANCE atau virus CUEK. Aku sempat kena virus ini, :'( . "Sebodo amat mereka mau ngapain.." - (ya Allah, maafkan..) Tapi setelah aku lihat video diatas, aku belajar bahwa kita bisa kok menghentikan bully, kalau kita mau bertindak, memberi dukungan kepada korban bully dan menyampaikan aksi damai, aksi kita ini juga bisa menyadarkan orang-orang yang terjangkit virus bully tersebut. 

Sekedar saran, kalau mau menyadarkan orang-orang yang di curigai terjangkit virus ini, jangan bahas di forum dunia maya (Kalau di forumnya , kita cukup berperan membela korban dan menunjukan kepada korban kalau dia tidak sendirian). Nah,untuk menyadarkan suspect virus bully dari bahaya virus ini, kita bisa menggunakan media pesan langsung (inbox, dm). Chat personal lebih baik, supaya bisa tepat ke sasarannya. Hati-hati juga, pakai cara yang baik ya, jangan sampai menyakiti, kan niatnya menyembuhkan.. :)

Oia cok, aku jadi ingat fenomena haters dikalangan artis sama tokoh politik, kayanya lagi trend kan ya, saling menjatuhkan dan menjelekkan.. Apa itu termasuk cyberbullying??

Yup, menurut aku itu juga termasuk cyberbullying. Makanya, bisa diliatkan udah banyak nih yang terjangkit, tapi pada ga sadar. Kadang mereka sekedar fun aja posting komentar kaya gitu, sekedar menyuarakan apa yang ada di pikiran mereka, tapi karena sudah terjangkit virus ini mereka jadi careless , ga peduli perasaan orang yang mereka serang.. Oia, sudah banyak lo korban bullying yang akhirnya bunuh diri. Ngeri kan.. Bayangin deh jadi penderita virus bully yang menyebabkan si korban bunuh diri, gimana perasaan mereka setelah si korban benar-benar pergi

Ada video nih, video ini di buat oleh Alm. Amanda Todd, saudari kita ini merupakan korban bully. Ceritanya sangat menyentuh. Ia memperlihatkan betapa besarnya efek bullying buat psikologi korban yang diserang.


Jangan sampai kisah alm menjadi kisah saudara-saudara kita yang lain. Alm mengingatkan kita bahwa ketika kita membuat sebab akan ada akibat..

 

Intinya, ayo sama-sama sembuhkan dunia dan dunia maya dari BULLY. Dont be mean people, be kind just like Muhammad saw, Jesus as, Abraham as, Moses as, Adam as, Maryam, Aisyah, Fatimah and all of kind people..




Buat yang jadi korban bully, aku doain supaya diberi kekuatan. Pesan aku, jangan pernah ngerasa sendiri. Harus ada introspeksi diri juga tapi jangan tertekan, lakukan yang kalian bisa untuk membahagiakan Tuhan, jangan berfokus membahagiakan manusia. Berbahagialah, tersenyumlah, ikuti cara hidup nabi Muhammad saw yang selalu mencintai dan memaafkan.. Tetaplah berbuat baik kepada mereka yang sedang terjangkit virus itu, doakan lah mereka.. Oia, dan jangan takut menceritakan tentang ini ke guru, orang tua, kakak atau orang terdekat. Siapa tahu mereka bisa membantu untuk menyembuhkan orang-orang yang terkena virus bullying. Pokoknya wish you all the best. Stay strong yaa.. :)

"Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada permusuhan antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia" (Fushilat : 34)


Sumber gambar : portway

Senin, 17 Maret 2014

Catatan islam : Result are not in your hand

Assalamualaikum..


Video dari Nouman Ali Khan kali ini mengingatkan kita untuk menyadari bahwa tugas kita adalah mengingatkan. Sedangkan apapun hasilnya adalah kekuasaan Allah. Yang perlu kita lakukan adalah terus menerus melakukan yang terbaik karena Allah, dengan niat yang lurus hanya untuk-Nya maka kita tidak akan berharap kepada manusia. Insya Allah, dengan hanya berharap kepada-Nya, kita tidak akan dikecewakan. :)

Lakukan saja yang terbaik dengan cara yang terbaik apapun yang bisa kita lakukan untuk saling mengingatkan dalam kebaikan.. 

Sumber gambar : islamicthinking

 Sumber gambar : tsarnaevbrother

Minggu, 16 Maret 2014

Quote : Muhammad Ali "Get ready to meet God"

Apa yang akan kalian lakukan di sisa hidup yang kalian miliki??
Video yang berisi speech dari Muhammad Ali ini mengingatkan kita bahwa hidup sangatlah singkat. Just reminder for us. Semoga bermanfaat.. :)


Ali Speech Transcript

"When I retire from boxing, I really don't know.  I'm gonna say something here that might make you all think.  Life is not really long.  Let's say the average person is 30 years old.  If you're 30 years old, you're not but about 7 years old.

How can I prove it?  Add up all the 7, 8, 9 hours you slept each night for 30 years.  Last night when you went to bed and woke up this morning, you don't remember a thing.  You've been unconscious for about 8 years if you're 30 years old. 

How much traveling have you done in 30 years? You've probably spent two years of your life just traveling to get back and forth from where you're going.  So there's 8 years of sleeping, two years of traveling, out of your 30 years of life before you accomplish anything.  

How long do you sit in school?  In America we sit in school from the 1st grade to the 12th grade, 6 hours per day.  Break it down.  You sit in a class room for about 3 years of your life without leaving. 
So two years of traveling, 8 years of sleeping, 3 years of school, and how many movies have you gone to?  How much entertainment?  Probably two years of entertainment.  And by the time you have children, by the time you've made a way for your children and you have a home, you're pushing 60 years old.  So, life is real short.  Add up all your sleeping, all your traveling, all your entertainment, all your school, and you've probably spent half your life doing nothing.

I'm 35 right now.  In 30 years I'll be 65.  We don't have much influence and can't do much of nothing at 65.  Your wife will tell you that.  And out of my next 30 years, I might have 16 years to be productive.   So what am I going to do over the next 16 years?  What's the most productive thing for me to do?  Get ready to meet God.

Owning real estate.  Getting rich in business.  Teaching boxers.  That won't get me to heaven.  How many here believe there is a God that made the sun, the moon and the stars? So, what I'm gonna do when I get out of boxing, is to get myself ready to meet God.

It's a scary thing to think that I might be going to Hell and burn eternally forever.  So when I get out of boxing, I'm going to do everything I can to help people.  God doesn't praise me because I beat Joe Frazier.  God don't give no care about England or America as far as our wealthHe wants to know how do we treat each other and how we help each other.

So, I'm going to dedicate my life to using my name and popularity to helping charities, helping people, uniting people.  People are bombing each other because of religious beliefs.  We need somebody in the world to help make peace.  So when I die, if there's a Heaven, I want to see it." (Sumber : awakenedamerican)


 Sumber gambar : googleplussuomi


Sumber gambar : greate-quotes


Sumber gambar : islamicartdb


 Sumber gambar : transdiasporan


Sumber gambar : islamic-quotes

Menjelang pemilu 2014: Harus pilih yang mana???

Assalamualaikum..

Sumber gambar : tribunnews

Sumber gambar : cecephusnimubarok

Sebentar lagi kita akan menghadapi pemilu. Mm, tapi harus pilih yang mana?? apa masih ada yang bisa kita percaya??
Berikut ini adalah daftar partai peserta pemilu 2014.

 Sumber gambar : berita

Masing - masing calon legislatif dari partai-partai tersebut berjuang dan berkampanye di daerah pemilihan mereka, begitu juga dengan para calon RI-1. Entah berapa dana yang mereka keluarkan untuk mempromosikan keberadaan dan pencalonanya ini. Beberapa dari mereka ada yang sering "nongol" di tv dan dikenal oleh masyarakat luas, tapi hal tersebut tidak serta merta menjamin bahwa mereka adalah pilihan yang paling layak untuk indonesia.

Bisa jadi kita terjebak pemberitaan dan pencitraan media, dengan terlanjur menghakimi buruk ataupun baiknya calon-calon tersebut. Lalu bagaimana caranya agar kita tidak salah memilih? Menurut saya sebaiknya kita coba memposisikan diri sebagai warga negara yang netral terlebih dulu, jangan terlalu terbawa suasana yang "dibangun".

Seperti yang sudah saya bahas sebelumnya di posting istikharah, ada 3 langkah dalam proses pengambilan keputusan.
1. Research
2. Meminta pendapat dan saran dari orang yang mengerti
3. Istikharah

Nah, untuk pemilu kali ini, alangkah baiknya jika kita berusaha sebaik mungkin melakukan proses-proses tersebut agar kita tidak salah memilih.

Sumber gambar : acehtraffic

#1 Langkah pertama, luruskan niat
Dari ‘Umar bin Khaththab radhiyallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Sesungguhnya setiap amalan dinilai dengan niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan balasan selaras dengan apa yang dia niatkan. Barangsiapa berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa berhijrah karena dunia atau wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya kepada apa yang dia niatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
(Sumber : pemudamuslim) .

Yap, luruskan niat , lakukan karena Allah dan untuk mencari ridla-Nya. Bismillah, kita akan memilih pemimpin bangsa. Insya Allah akan ada dari mereka yang bisa membawa negeri ini menjadi lebih damai dan sejahtera.

#2 Mencari tahu informasi mengenai peserta pemilu
Cari tahu apa yang mendasari mereka layak dan pantas kita pilih. Sulit memang mengetahui informasi yang objektif dari para calon, tapi setidaknya kita bisa berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan informasi-informasi tersebut. 
Buat yang kepo bermanfaat banget nih naluri keponya, coba cari sebanyak mungkin informasi-informasi mengenai para peserta pemilu. Informasi itu bisa berupa sepak terjangnya selama ini, melihat latar belakang pencalonanya, visi misinya, program kerja yang ditawarkan serta informasi lain yang relevan. Informasi-informasi yang kita dapat merupakan bahan untuk kita analisa sehingga kita bisa mempersempit pilihan dan inilah langkah pertama dalam proses pengambilan keputusan.

#3 Istisharah
Istisharah adalah berkonsultasi atau meminta pendapat dari orang yang dipercaya. Kita bisa coba berkomunikasi dengan orang tua, senior, dosen, guru, senior, saudara, siapapun yang kita percaya mengenai hal ini. Insya Allah dengan komunikasi yang terbuka tersebut wawasan serta kemantapan kita dalam memilih akan bertambah.
Tapi disini ada tantangan lain, yaitu jangan sampai kita berlebihan dan terjebak kedalam ghibah. Niat kita berubah menjadi membicarakan kejelekan seseorang dengan tujuan menjatuhkan pendapat yang mungkin tidak sesuai dengan pandangan kita. Semoga kita semua dapat menjaga niat dalam proses ini.

#4 Istikharah
Setelah mencari tahu dan berkonsultasi dengan orang-orang yang kita percaya, langkah selanjutnya tentu saja berkonsultasi dengan yang MAHA Mengetahui. Dengan berkonsultasi kepada-Nya mengenai pendapat dan kesimpulan yang kita peroleh , insya Allah, Allah akan menunjukan kepada kita siapa yang terbaik. Jika kesimpulan kita ternyata salah, Allah dengan cara-Nya akan menunjukannya walaupun mungkin di detik-detik terakhir waktu pemilihan. Tapi jika kesimpulan kita benar, insya Allah, kita akan dilancarkan untuk memilih calon tersebut.
Saya yakin, jika kita sudah berusaha dan memohon yang terbaik, maka pilihan yang kita ambil nanti adalah yang Allah pilih sebagai yang terbaik bagi indonesia.

Sumber gambar : blogspot

Insya Allah, kita semua bisa mendapatkan pemimpin yang mampu memimpin bangsa ini dengan bijak , jika kitapun memilih dengan bijak. :)

Sumber gambar : news

 Jangan sia-siakan, satu suara untuk bangsa. Ayo Memilih. :)

Jumat, 14 Maret 2014

Arab : Materi 1 - Harf, kalimah, jumlah

Assalamualaikum..
Saat ini saya sedang mengikuti kelas bahasa arab yang diadakan oleh lembaga dakwah salman. Kalau tertarik ikutan bisa langsung datang ke masjid salman itb, pendaftaran bisa dilakukan di ruangan lembaga dakwah salman (depan menara salman).

Oke, langsung saja, saya akan membuat semacam rangkuman materinya disini. Semoga bermanfaat.

Materi I

Seperti di dalam bahasa indonesia, di dalam bahasa arab juga dikenal 3 istilah yaitu huruf, kata dan kalimat, namun jika dalam bahasa arab istilahnya menjadi harf, kalimah dan jumlah.

1. Harf merupakan huruf abjad / hijaiyah , satuan bunyi yang darinya tersusun sebuah kata (Itu lo yang alif, ba, ta, tsa ... ). Huruf hijaiyah yaitu : 
. ا ب ت ث ج ح خ د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ع غ ف ق ك ل م ن و هـ ء ي
Untuk mempelajari tentang huruf hijaiyah, silahkan buka situs hrfhijaiyah atau belajararabdarinol.

2. Kalimah merupakan kata, yaitu susunan huruf yang memiliki arti tertentu.
Contoh kata adalah الرَّحِيمِ , الْحَمْدُ , يَوْمِ,الدِّينِ
*diambil dari surat al-fatihah

3. Jumlah adalah kalimat, yaitu susunan kata yang mengandung arti sempurna.
Contoh kalimat adalah :  ذهبت إلى السوق (Saya pergi kepasar)

Kalimah (kata) dalam bahasa arab terbagi lagi kedalam 3 jenis, yaitu ism (kata benda), fi'l(kata kerja) dan harf(huruf yang mengandung arti).

Ism
Merupakan kata benda / kata yang menunjukan sebuah arti dan tidak ada batasan waktu
Contohnya :
بَيْتُ  : Rumah

Fi'l
Merupakan kata kerja / kata yang dibatasi waktu. Setiap kata fi'l akan memiliki keterangan waktu, dibagi menjadi waktu lampau, waktu sedang / akan dikerjakan, perintah dan larangan.

Misalnya kalau di bahasa indonesia kata kerja itu , membaca, maka didalam fi'l bahasa arab kata tersebut akan terbagi sesuai dimensi waktu atau konteksnya.

Telah membaca : قَرَءَ
Sedang / akan membaca : يَقْرَءُ
Bacalah : اِقْرَءْ
Jangan membaca : لَاتَقْرَءْ

Harf
Merupakan kata sambung, kata penghubung atau kata tugas. Kata-kata ini tidak bisa dipahami maksudnya kecuali jika berhubungan dengan ism / fi'l.
Contohnya :
dari : مِنْ
Dengan : بِ
 

Phobia

Phobia (fobia) adalah salah satu tipe dari anxiety disorder, didefiniskan sebagai intensitas ketakutan yang tidak wajar terhadap suatu objek, situasi, binatang atau aktifitas. Orang-orang yang menderita fobia biasanya mengalami reaksi berlebih ketika menghadapi objek yang ditakutinya. Sebenarnya, hampir semua orang memiliki ketakutan terhadap sesuatu, ada yang takut terhadap gelap, petir, ketinggian, laut. Tapi ada perbedaan antara ketakutan sementara  yang terjadi dengan kekhawatiran yang dimiliki orang-orang dengan phobia.

 
Sumber gambar : wordpress

Orang-orang dengan fobia mungkin mengalami beberapa gejala berikut :
  • Jantung berdetak dengan cepat
  • Pusing
  • Kesulitan bernafas
  • Keluar keringat berlebihan
  • Gemetar
  • Lemas

Saya sendiri merupakan penderita fobia, dan beberapa gejala tersebut saya alami. Penderita fobia, termasuk saya, biasanya memahami betul bahwa ketakutanya merupakan sesuatu yang berlebihan dan tidaklah wajar dialami tapi kami tidak mampu menangani rasa takut dan reaksi yang muncul ketika dihadapkan terhadap objek yang kami takuti itu. Hal tersebut sangat mengganggu kehidupan sehari-hari untuk beberapa penderitanya. Untuk kasus saya sendiri, saya tergolong ailurophobia (fobia terhadap kucing) dan fobia ini sangat mengganggu saya. Setidaknya ketika saya harus makan di warung yang ada banyak kucing (ini sering sekali saya alami), saya bisa berpindah-pindah meja hanya untuk menghindari kucing tersebut. Oia, saya juga pernah sampai menendang orang di sebelah saya yang tidak saya kenal (*Maafkaaaaan) karena tiba2 ada kucing muncul di bawah kaki saya. Pernah juga, ketika makan di warung pecel lele bareng mama, saya menaikan kaki ke atas kursi karena ada beberapa kucing berkeliaran disitu dan entah karena apa saya seolah secara otomatis selalu mengawasi keberadaan mereka dan saya tidak bisa tenang selama berada disana. Banyak kejadian konyol dan memalukan yang saya alami karena ketidakmampuan saya mengatasi rasa takut ini.

Sumber gambar : ceritasamofa

Oke, back to topic, jadi malah curhat gini.. -_-'
American Psychiatric Association membagi phobia kedalam 3 kategori :

>> Specific Phobia
Dikenal juga dengan istilah simple phobia, didefiniskan sebagai ketakutan yang berlebihan dan tidak wajar terhadap suatu situasi, tempat, binatang ataupun objek spesifik. Spesific phobia yang paling umum adalah fobia terhadap binatang, misalnya seperti kasus saya tadi ailurophobia, kemudian ada juga cynophobia (phobia anjing), musophobia (phobia tikus),  ophidiophobia (phobia ular), arachnaphobia (phobia laba-laba). Masih banyak lagi spesific fobia yang tercatat, ada fobia terhadap bawang, debu, jam, menari, salju, penerbangan, kereta, rumah sakit, rambutan, pisang, mangga, pohon dan lainya. 

>> Social Phobia
Dikenal juga dengan social anxiety disorder, didefinisikan sebagai ketakutan berlebihan terhadap suatu kondisi atau situasi sosial atau bisa juga didefinisikan sebagai ketakutan akan diamati dan dipermalukan di depan publik . Social phobia yang paling sering dialami adalah ketakutan untuk berbicara di depan umum. Kondisi sosial yang ditakuti biasanya seperti berkelompok, kencan, berbicara dengan orang asing, wawancara dan kondisi sosial lainya.

>> Agoraphobia
Agoraphobia adalah ketakutan berada di tempat dimana bantuan tidak tersedia. penderita agoraphobia selalu takut pada kerumunan atau menjadi penyendiri. gejalanya yaitu Mengurung diri dalam rumah untuk beberapa saat, bergantung pada orang lain, takut sendiri, takut berada di tempat yang memungkinkan tidak bisa lari, dan tak berpengharapan. (Sumber : detik)

Fobia, biasanya terjadi sejak masa kecil. Penyebabnya pun beragam, biasanya terjadi akibat pengalaman ataupun pengaruh lingkungan dan keluarga. Saya sendiri sampai sekarang tidak tau penyebab dan kapan fobia saya ini muncul, yang saya tau hanya sejak kecil saya memang sudah takut terhadap kucing. Saya tidak ada ingatan sama sekali mengenai pengalaman buruk yang saya alami dengan kucing namun setiap kali saya melihat kucing, saya seperti menciptakan ilusi bahwa kucing tersebut akan mengamuk dan menerkam saya, mencakar kemudian menggigit.

Sumber gambar : sarah

Dalam kondisi normal setiap orang memiliki kemampuan mengendalikan rasa takutnya, namun jika terus menerus terpapar, hal tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya fikasasi. Fiksasi adalah suatu keadaan dimana mental seseorang menjadi terkunci, yang disebabkan ketidak mampuanya dalam mengendalikan rasa takut. Fiksasi juga dapat terjadi karena trauma yang ekstrim. Seseorang yang pertumbuhan mentalnya mengalami fiksasi akan memiliki kesulitan emosi (mental blocks) dikemudian harinya. Hal tersebut dikarenakan ia tidak memiliki saluran pelepasan emosi (katarsis) yang tepat. Setiap kali orang tersebut berinteraksi dengan sumber fobia secara otomatis ia akan merasa cemas dan agar ia merasa "nyaman" maka cara yang paling mudah dan cepat adalah dengan cara "mundur kembali"/regresi kepada keadaan fiksasi. Kecemasan yang tidak diatasi seawal mungkin berpotensi menimbulkan akumulasi emosi negatif yang secara terus menerus ditekan kembali ke bawah sadar (represi). Pola respon negatif tersebut dapat berkembang terhadap subjek subjek fobia lainnya dan intensitasnya semakin meningkat. Walaupun terlihat sepele, “pola” respon tersebut akan dipakai terus menerus untuk merespon masalah lainnya. Itu sebabnya seseorang penderita fobia menjadi semakin rentan dan semakin tidak produktif. Fobia merupakan salah satu dari jenis jenis hambatan sukses lainnya. (Sumber : wikipedia)

Sebenarnya ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh keluarga, sahabat atau orang-orang terdekat dari penderita fobia. Jangan menambah lagi pengalaman buruk penderita terhadap objek yang ditakuti. Misalnya sengaja mengunci seseorang yang takut kucing di ruangan yang sama dengan kucing , memasukan laba-laba ke dalam tas penderita fobia laba-laba ataupun hal lainya. Beberapa kali saya mengalami pengalaman buruk karena usilnya teman atatupun keluarga saya. Pernah suatu hari saya terbangun dan tepat di samping saya ada kucing yang juga tertidur (Ini pasti kelakuan kakak/adik saya, mereka itu usilnya memang kadang-kadang berlebihan -_- ). Saat itu saya tidak bisa berpikir banyak, saya langsung menendang kucing yang tidak bersalah itu (maafkan kuciiing.. ) dan langsung lari keluar kamar sambil menangis.

Sumber gambar : pusathipnoterapi

Lalu pertanyaan berikutnya bisakah fobia ini disembuhkan? jawabanya bisa, bahkan saya sudah mencari beberapa referensi mengenai orang-orang yang berhasil sembuh dari fobia. Kebanyakan dengan melakukan terapi oleh ahli kesehatan psikis. Konsultasi dan penanaman sugesti baru mengenai objek yang ditakuti merupakan cara cukup ampuh untuk mengatasi masalah ini.

So, buat sesama penderita fobia, kalau ada info mengenai terapis yang bisa dipercaya, bisa saling share yaa.. Saya belum menemukan terapis yang bisa saya percaya, karenanya saya mencoba terapi sendiri. Usaha yang saya lakukan untuk mengendalikan rasa takut itu beberapa diantaranya adalah :
>> Latihan melihat gambar kucing (yang ini sudah bisa saya atasi, sebelumnya saya takut melihat gambar kucing, sekarang setidaknya detak jantung saya normal melihat gambar itu, hanya saja memang masih terlihat seram dimata saya.)
>> Mendengarkan suara kucing (Yap, pelan-pelan akhirnya saya terbiasa mendengarkan tanpa harus merasa takut lagi)
>> Mengatur nafas saat bertemu kucing sambil menekan jari jempol tangan saya dan menenangkan diri. Dulu kalau ada kucing walaupun jauh saya sudah merasa sangat takut, sekarang selagi saya masih memiliki ruang untuk melarikan diri, saya masih bisa megontrol rasa takut tersebut. Tapi jika ruangannya terlalu sempit atau kucingnya terlalu dekat dengan saya, ketakutan dan reaksi yang muncul masih belum bisa sepenuhnya saya kontrol.

Oia, saya juga baru mendapat saran dari salah dua dosen saya (makasih pak setiadi dan bu fitri) , mereka menyarankan agar saya memelihara kucing dari bayi untuk mengatasi fobia ini. Saya jadi terpikir untuk mencari bayi kucing, bukan untuk dirawat (saya takut kucingnya mati, saya juga belum berani sih.. ) tapi untuk dilihat dan coba dipegang, barangkali saja kalau anak kucing saya berani. Tangan tiba-tiba dingin gini ngebayangin megang anak kucing.. Bismillah, saya tidak mau selamanya terjebak fobia. Bu Ani juga menyarankan agar saya secepatnya mengatasi fobia ini, jadi terharu.. :') Salah seorang teman saya yang juga mengalami fobia, dia berhasil mengurangi rasa takutnya dengan menghadapi ketakutan itu. Karenanya saya ingin benar-benar mencoba, saya ingin sembuh.

Saya yakin semua penderita fobia ingin sembuh. Hanya saja kami memang memiliki masalah, kami tidak memiliki kepercayaan diri untuk dapat sepenuhnya lepas dari fobia. Dukungan dan pemberian sugesti baik akan sangat bermanfaat bagi kami. Dan untuk semua penderita fobia, jangan putus asa. Pelan-pelan kita pasti bisa mengatasi rasa takut ini. :)

Keep calm and cure phobias. :)

Semoga bermanfaat,

Cokelat

Sabtu, 08 Maret 2014

Ayat Alquran : An-Nahl[16] : 97

"Barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan"